Genap sudah penderitan civitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia melihat kondisi pelayanan kampus yang belum bisa memenuhi ekspektasi publik. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan universitas memang memiliki filosofi baik untuk kemajuan universitas, seperti sistem nilai online, dan informasi-informasi lain yang semuanya berbasiskan ICT, menandakan kampus kita memang merangkak menuju kampus yang berbasiskan ICT. Namun perkembangan ICT itu belum bisa menjawab rentetan masalah BESAR lain yang tidak bisa diabaikan begitu saja oleh universitas.
Kamis, 22 November 2012
Press relaese : Penyikapan Kekecewaan Pelayanan Kampus & Cacatnya Statuta UPI
Posted by Unknown | 00.07 Categories: KemahasiswaanGenap sudah penderitan civitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia melihat kondisi pelayanan kampus yang belum bisa memenuhi ekspektasi publik. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan universitas memang memiliki filosofi baik untuk kemajuan universitas, seperti sistem nilai online, dan informasi-informasi lain yang semuanya berbasiskan ICT, menandakan kampus kita memang merangkak menuju kampus yang berbasiskan ICT. Namun perkembangan ICT itu belum bisa menjawab rentetan masalah BESAR lain yang tidak bisa diabaikan begitu saja oleh universitas.
Jumat, 16 November 2012
(oleh : Dudi Septiadi*)
Polemik dari di sahkannya UU No. 12 Tahun 2012 tentang
pendidikan tinggi beberapa bulan kemarin ternyata masih menimbulkan efek yang
panjang di beberapa perguruan tinggi. Salah satu amanat dari UU No.12 Tahun
tentang Pendidikan Tinggi adalah agar seluruh Perguruan tinggi untuk membuat
statuta perguruan tinggi selambat-lambatnya akhir tahun 2012.
Hal ini yang menjadi dasar tentunya bagi PTN Badan Hukum
yang anggotanya dipandang sebagai kampus-kampus besar (UI, UGM, ITB, IPB, UPI,
UNAIR, dan USU) di seluruh tanah air dan dianggap mandiri oleh pemerintah
berlomba-lomba untuk segera merumuskan statuta universitas nya.
Statuta merupakan pedoman dasar penyelenggaraan kegiatan
yang dipakai sebagai acuan untuk merencanakan, mengembangkan program dan
penyelenggaraan kegiatan fungsional sesuai dengan tujuan perguruan tinggi yang
bersangkutan, yang berisi dasar yang dipakai sebagai rujukan pengembangan
peraturan umum, peraturan akademik dan prosedur operasional yang berlaku di perguruan
tinggi yang bersangkutan (PP No. 60 Tahun 1999 Pasal 1 Butir 7)
Kamis, 15 November 2012
| Dialog Terbuka Para Calon Dirmawa UPI dengan Mahasiswa |
Bandung. Senin (23/7) BEM REMA UPI mengundang 10 calon direktorat pembina kemahasiswaan (Dirmawa) untuk melakukan diskusi dengan sejumlah mahasiswa di Auditorium PKM Lantai 2. Dari 10 calon Dirmawa, hanya 8 orang yang menghadiri undangan tersebut. Mereka adalah Dr. Herman Subarjah, Faridah Sarimaya, S.Pd, M.Pd, Dr. Drs. Jajang Warya Mahri, M.Si, Dr. Syahidin, M.Pdi, Ace Iwan Suryana, S.Pd, M.Pd, Prof. Dr. Nanang Priatna, M.Pd, Dr. Cik Suabuana, M.Pd dan Drs. Endang Supriatna, M.AP.
Pernyataan Sikap Mahasiswa untuk Draft Statuta UPI versi 8 oktober 2012
Posted by Unknown | 05.40 Categories: Kemahasiswaan![]() |
| Aksi Penolakan Statuta di depan Gd. Sate |
BAB I KETENTUAN UMUM.
Dalam BAB I KETENTUAN UMUM tidak menerangkan semua unsur yg ada di universitas sebagai gambaran umum dari suatu lembaga serta tidak menjelaskan semua istilah yang ada dalam statuta (Misal ; definsi mahasiswa, Dosen, Tenaga Kependidikan, dll). kemudian urutan yg di paparkan di ketentutan umum juga tidak jelas dari wewenang paling tinggi samapai paling rendah (Misal ; Menteri di tempatkan di poin paling terakhir).
Senin, 26 Maret 2012
Problematika ormawa upi dan solusi nya untuk membangun almamater UPI
Posted by Unknown | 09.31 Categories: KemahasiswaanSaatnya kita memulai.. kita semua sama, PEDULI ALMAMATER REMA UPI
(sebuah tinjauan kontekstual)
sumber : nyarinama.blogspot.com
Menerawang gerakan mahasiswa dikampus universitas pendidikan indonesia yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan dilingkungan Republik Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (REMA UPI)memang sudah cukup menggambarkan kehidupan sosial dinegeri ini yang begitu beragam.
Mengenal diri gerakan dakwah..kapan harus bertahan..? atau bahkan Menyerang..!*
Posted by Unknown | 09.16 Categories: keislaman
Seusai perang khandaq rasullullah pernah berkata bahwa kondisi umat muslim yang diserang dalam perang tersebut adalah kondisi terakhir yang dialmai kaum muslmin, selebihnya kaum muslimin akan menyerang mereka (kaum kafir Quraisy).
Senin, 19 Maret 2012
“YANG BERJATUHAN DIJALAN DAKWAH”
(Fathi Yakan)
Oleh : Dudi Septiadi (0901474)
Fenomena Berjatuhan di Masa Kenabian
Fenomena berjatuhan di jalan dakwah pada masa kenabian tidak tampak jelas seperti yang terjadi pada zaman modern sekarang ini. Kebanyakan yang terjadi pada masa itu adalah terjatuhnya beberapa pribadi ke dalam kekeliruan, meski sebagiannya merupakan kesalahan besar. Hal ini disebabkan tabi’at amal pada masa itu membawa manusia pada salah satu dari dua pilihan, dan tidak ada pilihan yang ketiga. Yakni, memilih hidup secara Islami atau jahiliyah. Hal ini menyebabkan, kaum muslimin pada masa itu tak berani keluar dari barisan Islam, karena takut pada sanksi kemurtadan.
Langganan:
Postingan (Atom)









