Kamis, 07 November 2013

Gerakan Advokasi "Uang Kuliah Tunggal"

Posted by Unknown | 10.55 Categories:
[INFO PENTING; 071113]

sumber : inilah.com

  1. Bagi mahasiswa baru 2013 yang sudah menyerahkan berkas2 persyaratan pengajuan verifikasi UKT dan belum lengkap, silahkan segera lengkapi. Maksimal hari SENIN, 11 November 2013 di sekre BEM REMA UPI sebelum ashar.
  2. Bagi yang akan mengajukan verifikasi UKT, segera serahkan persyaratannya sebelum tanggal 15 November 2013 pukul 15.00 WIB ke sekre BEM REMA UPI.
  3. Persyaratan penangguhan (FIX):
    a. FC KTP orangtua
    b. FC KTP mahasiswa
    c. FC KK
    d. FC bukti pembayaran PBB
    e. Slip gaji orangtua atau Surat Keterangan Penghasilan orangtua dari kelurahan setempat
    f. FC rekening listrik
    g. Biaya UKT yg hrus dbyar (dr pmb.upi.edu) atau FC bukti pembayaran dari Bank
    h. SURAT PERMOHONAN PENURUNAN UKT yang dibuat dan ditandatangani oleh ORANGTUA mahasiswa
    i. jika ada, silahkan sertakan printscreen pengisian data online yang pernah diminta oleh pihak UPI.
  4. Pengajuan verifikasi UKT berlaku untuk semua mahasiswa 2013 jalur SNMPTN dan SBMPTN baik UPI pusat maupun KAMDA, dan penyerahan berkas ke Advokasi BEM REMA UPI (kampus BUMI SILIWANGI)
  5. Jika ada kendala, silahkan segera hubungi pihak2 yang bersangkutan, termasuk ke advokasi jurusan dan Advokasi BEM REMA UPI.


[REMINDER]
1. Bagi mahasiswa penangguhan, pelunasan penangguhan sebelum tanggal 13 Desember 2013 ke bagian keuangan (BAUK)

Advokasi BEM REMA UPI
cc: Dudi Asep Septiadi Fajar Abdullah Azzam Taufik Ramadhan
CP: 089670143838 (Riska)

Sabtu, 02 November 2013

Materi Dinamika Pergerakan Mahasiswa

Posted by Unknown | 13.50 Categories:








































Selasa, 22 Oktober 2013

Silaturahim dengan Abang-abang Presma UPI :D

Posted by Unknown | 12.51 Categories:
Presma UPI dari masa ke masa

direncanakan dari jauh-jauh hari sekali..
kegiatan yang udah direncanain biasanya tiba-tiba dibtalkan..
karena masing-masing memiliki kesibukkan..
satu hal yang membuat kita sama, "bujangan". :D
tapi akhirnya masa itu datang..
H-2 Iedul Adha, masehinya tanggal 13 Oktober 2013 kita jalan ke Darajat.
sulit untuk ngumpulin orang-orang hebat ini..
kalau saya masih belajar sama abang-abang hebat ini..
kegiatan silaturahim dengan Presiden BEM REMA UPI dari masa ke masa..

kang irwan, kang rahman, kang irfan, kang hamdan, dan dudi septiadi/saya (lihat;dari kiri)

Darajat, Garut.

diatas water Boom



depan pintu masuk Puncak Darajat

diatas water boom

KLIK YA ----------------> AKSI EVALUASI 9th eSBeYe 



penutupan aksi


REALEASE BEM SI :
REFORMASI MORAL UNTUK
SELAMATKAN INDONESIA

Sudah 4 tahun pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II yang dipimpin oleh SBY mengalami pasang surut dalam proyek Millenium Development Goals (MDGs). Pemerintahan SBY dikatakan tidak berhasil dalam mengelola permasalahan kemiskinan dan kelaparan, pendidikan, kesehatan jender, kesehatan anak, kesehatan ibu, penanggulangan HIV/AIDS, keberlanjutan lingkungan, kemitraan global, dan korupsi. Kondisi tersebut berakibat pada menurunnya popularitas SBY yang dilansir berdasarkan Survei Indobarometer dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) bahwa SBY hanya mendapatkan popularitas di bawah 50% setelah pada tahun 2009 dia berhasil menduduki persentase 60.8%. Rentetan permasalahan bangsa ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kepemimpinan Presiden SBY yang lemah telah membuat pemerintah yang dibentuknya menjadi tidak efektif. Para pembantu presiden seolah-olah lebih sibuk memenuhi target-target partainya ketimbang bekerja dalam gendang Presiden. Hal ini telah membawa implikasi pada buruknya kinerja pemerintah, yang ujung-ujungnya rakyat juga yang dirugikan. Buah dari adanya pemerintahan yang tidak efektif telah menimbulkan permasalahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baru-baru ini SBY dinilai gagal telah berungkali melepaskan kasus serius di lingkar korupsi. Salah Satu Permasalahan yang sangat mencolok saat ini adalah ketiadaan ketegasan dalam pemberantasan Korupsi. Dari mulai Century, “Apel” Wisma Atlet, Mafia Pemilu hingga kasus suap “duren” Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tampak SBY tidak mau, atau tidak berani, bertindak tegas sebagai kepala pemerintahan dengan alasan “tidak mau memasuki ranah hukum” dan “tidak mau diintervensi”. SBY yang mengeluarkan Instruksi Presiden pada tahun 2011 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi ternyata hanya berhenti pada politik pencitraan saja.
Kegeraman mahasiswa Se-Indonesia pun terekspresikan oleh Kompas tertanggal 7, 8, dan 9 Juli 2011 yang mengkritik pemerintahan SBY. Kemudian kasus perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mematikan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi pada Ruyati warga Indonesia dari Bekasi. Kondisi pun diperparah dengan penerapan kebijakan neo-liberal yang menyengsarakan rakyat. Kekuatan asing melalui perusahaan multinasional, dibiarkan “menjarah” kekayaan alam Indonesia selama bertahun-tahun.
Pemerintahan SBY pun gagal dalam membersihkan institusi hukum dari para mafia hukum dan makelar kasus, ditandai dengan Robohnya benteng terakhir penjaga Konstitusi, yakni Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak menjunjung moral sebagai Pejabat publik. Kondisi-kondisi tersebut benar-benar membuka mata dan hati kita untuk turut berbicara masalah evaluasi pemerintahan SBY ini. Perlu ada Kesadaran untuk melakukan Reformasi Moral guna Selamatkan Indonesia. Segera!


 

Beberapa hal yang harus difokuskan agar dapat diselesaikan oleh pemerintahan SBY hingga akhir jabatan beliau adalah :
  1. Mega Skandal Kasus Korupsi yang Menjamah hingga ke Benteng Terakhir Penjaga Konstitusi. Korupsi di Tubuh MK, Direktorat Jenderal Pajak,skandal Bank Century yang belum selesai ditangani KPK, BPK, dan PPATK merugikan keuangan negara Rp 6.7 Triliun, korupsi Wisma Atlet SEA Games di Palembang ditemukan ratusan transaksi mencurigakan oleh PPATK. Kerugian keuangan negara belum terakumulasi dengan tepat dikarenakan masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Akan tetapi diperkirakan mencapai Rp 3.2 Milliar hingga Korupsi Kemendiknas yang melibatkan Muhammad Sofyan mantan Irjen Kemendiknas bertentangan dengan UU Tindak Pidana Korupsi. Negara dirugikan sebesar Rp 13 Milliar.
  2. Kasus lemahnya perlindungan TKI yang terjadi di beberapa negara tujuan. Indonesia melanggar UN Migrant Workers dan pasal 28A dan 28D UUD 1945
  3. Kasus carut marutnya proses SNMPTN tahun 2011 dengan ditandai oleh banyaknya calon mahasiswa baru yang tidak mampu membayar uang masuk kuliah. Beberapa fakta informan dapat kita lihat di UGM dan UNHAS. Dalam hal ini beberapa kampus secara ansich melanggar PP 66/2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan serta UU 14/2008 tentang keterbukaan informasi publik.
  4. APBN-P 2013 yang sebesar Rp 1.313 Triliun kemungkinan akan mengalami defisit sebesar 2.1% atau Rp 151.1 Triliun. Hal ini diakibatkan oleh belanja dan subsidi yang mendesak oleh pemerintah pusat.
5.      Kelambanan SBY merespons peristiwa Bersejarah di tubuh MK   telah menghilangkan alasan kegentingan memaksa sebagai dalil keabsahan sebuah perppu. Dengan disahkannya Perppu Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 Tentang MK. implementasi perrpu juga membutuhkan waktu lama, maka Pembentukan Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi ad hoc harus menjadi Pijakan Moral yang utuh untuk Perbaikan dan pengawasan Mahkamah Konstitusi.
6.      Untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional sesuai dengan amanah UUD 1945 yang harus dipertahankan, pemerintah harus segera memutuskan  status kontrak blok SIAK dan Blok Mahakam melalui penerbitan PP atau Kepmen secara terbuka paling lambat 31 Desember 2013. Selain itu, pemerintah juga harus menunjuk dan mendukung penuh Pertamina sebagai operator blok Mahakam sejak April 2017 dan Khusus mengenai Blok SIAK, yang akan berakhir 2013 ini, perusahaan yang akan bekerjasama dengan BUMD harus memiliki komitmen untuk memberi ruang kepada masyarakat Riau untuk mendapatkan akses pekerjaan dan alih penerapan teknologi perminyakan. Ini penting untuk mempersiapkan tenaga kerja profesional di Riau yang mampu mengelola ladang minyaknya sendiri di dalam negeri.


 

  1. China-ASEAN Free Trade Agreement (CAFTA) telah membuktikan bahwa ada banyak UMKM yang harus gulung tikar akibat kalah bersaing dari segi harga dan varian produk. Kemudian ada 40.000 orang di PHK di Jawa Barat karena CAFTA. Ditemukan pula barang-barang China yang masuk secara illegal. Pemerintah harus mampu memperbaiki infrastruktur dan suprastruktur di internal.
  2. Kebijakan BBM bersubsidi sangat mengacaukan kondisi bangsa ini. Pemerintah justru merubah perilaku masyarakat menjadi lebih konsumtif dan tidak memikirkan manifesto SDA untuk generasi mendatang. Disamping itu pemerintah juga tidak memiliki kapasitas secara anggaran karena pemerintah harus mengeluarkan Rp 80 triliun/tahun untuk mensubsidi BBM. Oleh karena itu solusi yang tepat adalah dengan mengalokasikan anggaran subsidi BBM kepada sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, atau ketenagakerjaan. 
  3. Dengan adanya indikasi Penyalahgunaan pejabat public dalam menggunakan Amanahnya, dengan in pula kami menagih Integritas Pejabat Publik untuk mentaati kode etik yang telah disepakati bersama dan kami menuntutu pula untuk segera Tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan hingga akar-akarnya

Berdasarkan 9 poin di atas. Kita dapat melihat bagaimana pemerintahan SBY menyimpan begitu banyak kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia sampai detik ini. Permasalahan yang ada memang bukan hanya lahir dari tahun 2013, akan tetapi ini sudah menjadi embrio semenjak tahun 2004. Kondisi seperti ini harus segera di revitalisasi dengan memperhatikan komposisi cabinet yang tidak sehat. SBY sebagai kepala Negara dan kepala pemerintahan harusnya berani mengambil sikap untuk melakukan rotasi di dalam tubuh menteri-menterinya. Kepercayaan ini diamini oleh masyarakat karena sudah ada beberapa menteri yang mendapatkan rapor merah dari UKP4. Derasnya pemberitaan media seharusnya menjadi bahan dasar agar SBY dapat lebih tangguh mengelola Negara ini. SBY juga perlu mengatur posisi tawar Indonesia di mata dunia dari berbagai sektor. Indonesia kini dapat dibilang minim prestasi di kancah Internasional. Oleh karena itu kita perlu mendorong agar pemerintahan kita jauh dari yang namanya kleptokrasi agar kita dapat menyongsong cita-cita Negara sebagaimana dijelaskan pada pembukaan UUD 1945.



awal aksi
JAKARTA - Mahasiswa dari berbagai universitas yang masuk ke dalam gerakan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (30/9/2013) siang. Mereka mendesak KPK segera menuntaskan kasus Bank Century.
BEM REMA UPI sebagai Koordinator BEM SI Wilayah Jawa Barat juga turut serta dalam gerakan ini. bukan kali ini saja BEM SI mengkritisi KPK dalam penuntasan kasus korupsi, karena ini adalah aksi lanjutan dari aksi sebelumnya, dalam memperingati hari reformasi BEM SI pun turut ambil bagian dalam mendorong KPK agar lebih berani menyelesaikan kasus-kasus korupsi besar, seperti kasus BLBI, Century, Hambalang, simulator SIM, dll.
dalam Aksi kali ini titik tekan nya lebih kepada kasus Century yang notabene di indikasikan melibatkan orang - orang besar yang sudah jelas keterlibatannya.
sumber : pedomannews.com



berikut link media lain yang meliput :
- BEM Desak KPK Tuntaskan Kasus Century
- BEM SI Gelar Aksi Depan KPK
- BEM SI Desak KPK Tuntaskan Kasus Century & Hambalang



Selasa, 27 Agustus 2013

PIDATO PRESIDEN BEM REMA UPI 2013

Posted by Unknown | 23.18 Categories:
*disampaikan dalam acara MOKAKU UPI 2013





Bismillaah..

Kepada yang terhormat, Rektor UPI Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd beserta jajaran Pembantu Rektor..
Kepada Senat Akademik dan jajarannya..
Kepada Majelis Wali Amanat beserta jajarannya..
Kepada bapak Prof. Dr. Jimly Asshidiqie, SH, MH selaku tamu Undangan..
Kepada para guru Besar..
Kepada para Pimpinan Organisasi Kemahasiswaan REMA UPI
Kepada Adik-adiku calon mahasiswa baru UPI 2013..

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh..
Puji serta syukur kita panjatkan pada Allah swt, yang berkat nikmat dan anugerahnya lah kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan, untuk hadir dalam acara yang luar biasa ini. Shalawat serta salam, semoga selalu tercurahlimpahkan pada junjungan Alam, Muhammad saw.
Masih dalam suasana kemerdekaan, kita telah memperingati bangsa ini telah melewati 68 tahun, semenjak kemerdekaan yang diraihnya. Tidak dapat dipungkiri, pemuda adalah elemen utama di dalamnya. Juga dalam perjalanan perjuangan bangsa ini. Kita semua tahu tentang keberanian sekumpulan pemuda, yang mengikrarkan sebuah janji persatuan pada 1928, yakni sumpah pemuda. Kita juga pernah membaca, ketika sekumpulan mahasiswa Indonesia di Belanda, menyuarakan sebuah cita-cita kemerdekaan di negeri penjajah mereka sendiri. Hal yang kemudian pasti kita ingat adalah proklamasi kemerdekaan NKRI di awali oleh heroisme golongan muda yang terus mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan NKRI.
Mungkin tanpa gairah dan keberanian pemuda, bangsa kita tak akan diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Setelah itu, pemuda generasi selanjutnya, generasi pemuda pasca kemerdekaan mewarisi semangat perjuangan para pendahulunya. Kita masih ingat, bagaimana pemuda – mahasiswa – menggulingkan pemerintah orde baru yang menyimpang dan diktator, sehingga dengan berat hati para pemuda menumbangkan pemerintah orde baru, berteriak menyuarakan  reformasi, keluar dari situasi krisis dan kacau.
Maka ada satu kutipan menggugah, dari salah satu tokoh pergerakan, bahwa Sesungguhnya landasan perjuangan itu adalah nurani yang menyala, dasar keikhlasan adalah hati yang bertakwa, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora dan dasar amal adalah kemauan yang kuat. Hal itu semua tidak terdapat kecuali pada diri para pemuda.
Maka saat ini, peran pemuda dalam perjalanan bangsa ini, tak akan pernah menjadi hal yang lapuk. Karena disetiap perubahan, pemuda adalah pilar kebangkitan dalam menjalankan perubahan kearah yang lebih baik.Pemuda adalah elemen utama bagi bangsa yang menginginkan kemajuan.
Kita harus pahami bersama, republik ini dibangun bukan hanya dari pengorbanan air mata satu orang, bukan hanya dibangun dari pengorbanan darah satu orang. Kita semua harus siap membangun dan merawat republik ini.
Para hadirin yang saya hormati..
Pemuda Indonesia hari ini, bukan lagi bicara tentang perbedaan, karena bangsa kita adalah bangsa yang majemuk dan heterogen, sehingga pemuda Indonesia hari ini sudah bicara tentang persamaan-persamaan dalam harmonisasi menuju persatuan dan kesatuan bangsa.
Menjadi sebuah kehormatan yang luar biasa, Saat ini dihadapan saya, ada sekitar 6000 (calon) mahasiswa baru UPI. Maka sudah pasti, akan ada pula 6000 ribu pemuda, yang akan menjadi motor perubahan bangsa ini selanjutnya.. Dari puluhan ribu calon mahasiswa yang terdaftar, maka inilah yang kemudian menjadi orang-orang terbaik yang terpilih..
Menjadi mahasiswa, tentu akan berbeda dengan siswa. Kata ‘maha’ yang disematkan adalah sebuah cerminan dari istimewa, sekaligus tantangan yang akan dihadapi setiap orang yang mengalaminya. Menjadi mahasiswa, maka kita akan diuji bagaimana menjadi orang yang bertindak sesuai dengan perkataannya. Menjadi mahasiswa berarti, maka kita akan berlatih bagaimana mengurangi praduga, tapi mendasarkan diri pada analisa.
Para hadirin yang saya hormati..
MOKAKU UPI 2013, merupakan sebuah gerbang awal bagi para (calon) mahasiswa baru untuk mengenal, bagaimana kampus kita, Universitas Pendidikan Indonesia. Bagaimana kah isinya, ciri khas, dan keunggulannya. Bagaimanakah nama – pendidikan – yang tersisip mengandung sebuah makna, bahwa universitas ini sangat unggul dalam bidang pendidikan.
Pendidikan adalah ciri khas kita, yang harus kita fahami bersama, bahwa pendidikan adalah lokomotif utama dalam kemajuan bangsanya. Bangsa yang maju, akan menjadikan pendidikan sebagai fokus bidang utamanya. Karena dengan pendidikan kita bisa lepas dari berbagai keterbelakangan.
Pendidikan yang maju dan berkembang, akan merangkai Indonesia kita menjadi lebih baik. Merangkai Indonesia yang majemuk dalam beraneka warna, menjadi sebuah rangkaian bangsa yang hidup dalam kesejahteraan dan harmoni.
Pemuda dan pendidikan merupakan dua kunci pilar kebangkitan bangsa indonesia. Dengan bermodalkan pendidikan yang baik, pemuda – pemuda indonesia akan merangkai mimpi indonesia menjadi bangsa yang merdeka, mandiri dan sejahtera.
Para hadirin yang saya hormati..
UPI sebagai satu-satunya PTN yang mengusung nama pendidikan sebagai namanya, harus mengambil peran dalam kemajuan pendidikan Indonesia. Untuk kemudian  menjadi bagian dari cita-cita Indonesia, membangun Indonesia melalui pendidikan.
Maka demikianlah, sambutan yang dapat saya sampaikan.
Sebelum saya akhiri, mari kita teriakan dan gemakan satu salam perjuangan bagi mereka mahasiswa..

HIDUP MAHASISWA..
HIDUP PENDIDIKAN INDONESIA..


Wassalamu’alaikum, Wr. Wb. 

Sabtu, 24 Agustus 2013

AMANAT PEMBINA UPACARA BENDERA

Posted by Unknown | 00.08 Categories:
(Disampaikan pada Upacara Bendera di SMA PGRI 1 Kota Bandung)

Senin, 11 Maret 2013
            Ada satu cerita dari mahasiswa PPL yang menyampaiakan amanah/wejangan kepada siswa pada saat upacara bendera, yaitu cerita tentang anak penjual gorengan yang sangat menginspirasi, dan bersumber dari referensi internet.
Begini ceritanya…

“Di suatu daerah terpencil di pasisian Jawa Barat, ada seorang anak lelaki kecil dari sebuah keluarga sederhana (kalau gak di bilang miskin). Anak itu bersemangat untuk menuntut ilmu di sela kekurangan materi ibu bapaknya. Oleh karena itu dia selalu membawa gorengan buatan tetangganya untuk (dijual demi) membantu membiayai sekolahnya. Hal itu dilakukannya dari SD sampai SMA.
Usai lulus SMA, anak ini mendaftar ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), dan LULUS. Tapi sayangnya dia tidak bisa masuk karena tidak ada biaya. Lalu dia juga daftar ke Institut Pertanian Bogor (IPB) Teknologi Pangan, dan LULUS. Tapi lagi-lagi sayang, dia tidak bisa masuk, juga karena masalah biaya.

Hingga akhirnya anak itu mendengar ada sekolah gratis dari kedubes Saudi Arabia. Tapi masalahnya, dengan basic SMA, mana ada pelajaran bahasa Arab. Padahal bahasa pengantar di sekolah tersebut menggunakan bahasa Arab. Maka jadilah anak itu banting tulang, belajar bahasa Arab secara otodidak.
Singkat cerita, sang anak diterima di sekolah tersebut. Dan selama menjadi mahasiswa, anak itu juga masih tetap “jualan gorengan”, hingga akhirnya dia lulus dengan meraih nilai terbaik…”
Sambil tersenyum sang ibu tiba di ending ceritanya…

“Anak penjual gorengan itu sekarang bahkan dipercaya menangani masalah masyarakat… Anak itu sekarang ada di samping ibu… (sambil melirik sang suami yang senyum-senyum di sampingnya)
Dialah pemimpin kalian, yang bahkan menurut rilis quick count terpilih kembali menjadi Gubernur Jawa Barat saat ini. Dialah Ahmad Heryawan, Lc.”
Kita bisa mengambil banyak hikmah dari setiap usaha dan kerja keras dari beliau..
Hikmahnya adalah  kesuksesan dalam hidup itu tidak sederhana, segala butuh kerja keras, disiplin dan ulet. Rasa pantang menyerah mutlak dimiliki oleh siapapun dalam mengejar cita-cita. Hilangkan rasa malas apalagi rasa malu dalam berbuat kebaikan.

Hidup adalah perjuangan , Akan banyak hambatan dalam menjalani hidup. Seharusnya, masa remaja adalah masanya kita berkarya, apalagi masa remaja memiliki karakteristik rasa ingin tahu yang tinggi, pantang menyerah dan ulet. bahkan kata bang haji masa muda itu masa nya berapi-api.

Beberapa hari kedepan kita akan menghadapi semester dan Ujian sekolah, Untuk siswa kelas 1 dan 2 akan ada ujian kenaikan kelas. Diharapkan adik-adik untuk mempersiapkan segalanya agar mendapatkan nilai yang memuaskan. Terlebih untuk kelas 3 yang sebentar lagi akan menghadapi ujian kelulusan, nilai ujian akan sangat berpengaruh, apalgi kelas 3 yang akan berniatan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Sekali lagi..kita butuh banyak kerja keras (study hard), disiplin, dan pantang menyerah. Selayaknya cerita awal tadi tentang bapak gubernur, kita perlu meneladani beliau tentang makna kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah dalam hidup.

Kalau dalam ekonomi, ekonomi itu adalah ilmu masyarakat yang mengajarkan kita untuk memilih. Termasuk hidup ini adalah pilihan, apakah temen-temen mau menjadi orang yang bersakit-sakit dahulu, maka akan senang kemudian, atau sebaliknya.
Masa depan kita, ada ditangan kita..

“Kenyataan hari ini adalah mimpi kita di hari kemarin..
Dan yakinlah mimpi kita hari ini, insya allah adalah kenyataan di esok hari..”
Salam semangat..

Wassalamu’alaikum..wr..wb..

*Penulis : Mahasiswa PPL SMA PGRI 1 Kota Bandung


  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Powered by Myuza